. . c o u r a g e o u s . .

just another way of being DIVULGE

hello my name is icha! November 6, 2008

Filed under: Uncategorized — syalisha latifah @ 2:17 pm
Tags:

ini blog ke-sekian saya yang baru kali ini saya niati untuk melanjutkannya sampai nanti … (namun masih sekedar harapan) berhubung didompleng dengan kegaptekan saya untuk generate this blog.

. . dimulai dari junk . .

 

hari ini

malam ini lebih tepatnya

saya baru sadar akan arti dari sebuah per-teman-an

teman dekat.. (atau banyak orang yang lebih rilex menyebutnya dengan kata “sahabat”)

orang kadang seringkali tidak mengerti cara bagaimana mengukur tingkat keloyalitasan persahabatan.

namun menurut saya yang sudah banyak mendapatkan teman dekat, (meski baru kali ini saya merasakan mereka begitu hadir dibenak saya.) sahabat itu diukur bukan dari kuantitas pertemuan. melainkan dari kualitasnya itu sendiri. yaitu ialah : saling percaya, juga saling mengerti.

 

saya punya cerita,

dahulu kala, saya mempunyai seorang teman dekat. (baca:acha) ia teman saya sewaktu saya masih smp.

kita seriiiiing banget ngabisin waktu berdua. kemanaaa ajaaaa….. yang penting senang…. (secara masih smp, banyak yang belum dipikirin.) sewaktu itu saya baru pindah sekolah nih (waktu itu naik ke kelas 2) nah, sebelumnya saya emang udah kenal duluan nih sama si acha ini. tapi belom begitu deket. pas deket2nya itu yaa waktu baru pindah itu. kelas saya di 2-D, kelas dia di 2-C. deket kan? pantes dong kalo kita jadi deket banget tuh tahun itu. secara kelas deket, main bareng, ekskul sama, pacar temenan. nah gimana gak nempel tuhh…. tapiii waktu udah mulai kenaikan kelas 3. kelas kita dipisahkan oleh lantai.. ekskul juga udah ditiadakan gara2 kelas 3 ‘tea’. jadi deh mulai ada ke-tidak-harmonisan diantara kita. alesannya sih katanya dulu gara2 beda lantai itu. jadi kalo mau cerita susah. mau ini susah. mau itu susah. (padahal ya bok, timbang selantai) jadi pertemanan saya sama si temen deket (yang kala itu saya masih lugu, jadi saya sebut pertemanan itu sebagai “persahabatan”) sirnalah dalam sekejap mata. dikarenakan oleh lantai tersebut. gila kan bok, naif banget saya dulu. padahal saya udah dekeeetttt banget sama dia…. tapi saya gak abis fikir, dia tega2nya ninggalin saya cuma gara2 perkara lantai. hmh tapi udahlah saya gak mau cerita lebih banyak lagi. daripada dosa. pokoknya dari kejadian itu saya sadar. bahwa temen gak selamanya. dan sahabat gak bisa diukur dari sisi kuantitas pertemuan..

tapiii….. dari kualitas kepercayaan dan loyalitas.

kaya para sahabat saya nihh ya. (saya berani bilang mereka sahabat karena saya jamin, mereka juga punya perasaan yang sama kaya saya.) walaupun kami semua jarang kumpul-kumpul lagi. karena masing-masing udah punya kesibukan personal. tapi hati kami tetep satu.

kalo saya lagi kesepian, seakan bisa bawa saya ke kenangan masa indah dulu. yang selalu dihabisin sama sama.

kalo saya lagi ada masalah, saya bisa kuat walaupun gak ketemu mereka dan mereka cm bisa kasih advise lewat tlp ato sms aja. (secara yg satu sibuk luar biasa,yg satu diluar kota,dan satu lg walaupun hilang antah berantah tapi masih selalu dihati.)

dan gak lupa yaa.. kalo saya lagi seneng, walaupun kadang saya suka lupa sama mereka. tapi saya yakin mereka pasti gakan lupa sama saya. dan mereka juga gak marah tuh saya lupa. bahkan mungkin ikut bahagia karena bisa lihat saya seneng. hehe

pokoknya bener bener lahh…

mereka gak bisa saya hilangin dari melodi hati dan alunan relung hati.

mereka selalu ‘datang’ disaat saya harapkan kehadirannya. entah dalam bentuk wujud atau lamunan.

 

THAT’S WHAT FRIENDS ARE FOR

 

BUSTED! April 14, 2009

Filed under: Uncategorized — syalisha latifah @ 9:38 am
Tags:

hai teman, emang ada yahh hal hal macam jin dan sebagainya itu?

saya masih gak percaya loh ada macam begituan di dunia yang bener bener nyata ini.

saya gak abis fikir, kalo ada seorang laki laki rela nyerahin jiwa raganya buat orang yang dia sayang.

“menjaga, memantau, sampe tenaganya habis untuk itu semua”

terus disaat perempuan itu melakukan kesalahan fatal, dia memaafkan. namun memberikan suatu contract.

dengan perjanjian diatas kertas, jika si perempuan ini melakukan kesalahannya lagi, dia memohon jiwa si perempuan untuk ada bersamanya sampai dia mati.

(perjanjian,kertas,darah. DAMN!) nakutin gak sih?

*rada lebay deh nih si laki laki* (tapi tetep gue takut)

brrr….. (masih gak habis fikir)

saya gak tau apakah saya harus pergi dari kehidupan dia

atau saya harus stay karena kesalahan saya ini.

yang jelas sekarang, saya masih bener bener gak habis fikir dengan semuanya.

done! busted! sinned!

If I had just one wish
Only one demand
I hope he’s not like me
I hope he understands

 

hey cute boy ;) April 5, 2009

Filed under: Uncategorized — syalisha latifah @ 7:49 pm
Tags:

i just know that you are so sweet

because your eyes . . .
remembering me of that looks

i keep thinking about you all the time.
even when i was sleeping, you often appears
because you are so cute ;)

i cant forget the first time we met
and the way you dig into my eyes.

ahh i melt with you.
hope we will meet again soon.
with a bit of conversation.

 

yes, i am so breathless March 30, 2009

Filed under: Uncategorized — syalisha latifah @ 2:10 pm
Tags:

I get so breathless, when you call my name.
I’ve often wondered, do you feel the same?
There’s a chemistry, energy, a synchronicity
When we’re all alone
So don’t tell me
You can’t see
What I’m thinking of.

I can understand that you don’t want to cross the line
And you know i can’t promise you things
Will turn out fine
But i have to be honest, I want you to be mine
Tell me do you know?
Tell me do you know?
Oh…

‘Cause I’ve tried to do this right in your own time
I’ve been telling with my eyes, my heart’s on fire,
Why don’t you realise?
Tell me do you know?
Tell me do you know?
I get so breathless…

 

and now, i am willing to everythings March 30, 2009

Filed under: Uncategorized — syalisha latifah @ 10:31 am
Tags:

Sunday, March 29, 2009
23:54 P.M

Beberapa menit yang lalu, saya baru membuka lagi handphone lama saya.

Saya baca hampir seluruh messages lama saya.

Message yang  mana pada saat itu saya masih menjadi seorang wanita yang paling beruntung di dunia. karena telah dicintai, serta diberi seluruh perhatian dan kasih sayang yang tulus oleh seorang laki laki.

lelaki itu bukan malaikat, namun saya tahu semua pengorbanannya sangat besar dan luas kepada saya. dia telah memberi seluruh waktu, perhatian dan kasih sayangnya pada saat itu. Bahkan materipun rela ia keluarkan asal membuat wanitanya bahagia.

Dia mengerti wanita itu apa adanya. Sifatnya, kebiasaannya, serta tingkah polahnya yang terkadang terasa janggal dan sulit dimengerti. Tapi lelaki itu tidak pernah perduli apa yang wanitanya lakukan pada dirinya. Dia percaya dan menerima wanita itu sebagaimana adanya.

Dan hebatnya lagi. Bukan fisik, atau sekedar kesenangan semata yang ia harapkan dari hubungan tersebut. Karena dia hanya mengharapkan suatu balasan yang sederhana. yaitu cinta, perhatian serta kasih sayang yang tulus dari dalam hati wanita itu kepada dirinya.

Lelaki itu adalah Bryan Yoga Kusuma. Orang yang setia, dan rela memberikan seluruh kasih sayang pada wanita yang ia cintai.

Selama hampir 100 menit, mata saya tidak lepas dari tatapan penuh makna pada ratusan message dilayar kaca itu. Sejenak angan saya melayang jauh pada hari hari dahulu yang sempat kita lalui bersama. Hari hari dimana kami saling berbagi, mencintai, dan saling menyayangi. Indah memang. Apa adanya dan sangat bahagia.

Namun, seakan mendung ditengah terik matahari. kebahagiaan itu perlahan berubah menjadi rasa sesal. Penyesalan yang tidak akan pernah ada habisnya. Penyesalan yang tak ada gunanya lagi untuk diungkapkan pada saat ini. Saat ia telah pergi dan hubungan itu berlalu hanya menjadi sebuah kenangan indah.

Kasar dan egois . . .

Hanya itu yang bisa mengambarkan kepribadian saya pada saat itu. Keangkuhan yang ada dalam diri sayalah, yang mengantar saya pada kondisi seperti saat ini. Kondisi yang menghadapkan saya pada kesedihan dan tangisan disetiap waktu. Kondisi yang membuat saya kehilangan semangat dan sebagian dari hidup saya. Kondisi yang memaksa saya untuk sabar dan menerima segala kenyataan. Dan Kondisi yang mendorong saya untuk menjadi orang yang lebih baik lagi.

Namun, jantung saya tetap berdegup kencang, terasa seakan sedang berlari tak tentu arah. Hati ini tetap menangis, seperti berjerit minta tolong. Dan perasaan saya saat ini, hanya bisa kikuk tak karuan. Tak tahu harus apa dan bagaimana. Seolah semua imajinasi bercampur menjadi satu pada suatu adonan realita. Yang pada akhirnya mengantarkan saya pada sebuah kata tulus dari dalam hati.

“maafkan aku”


Aku menyesal dengan segala yang telah aku perbuat padamu wahai lelakiku. Wahai kau yang tak akan pernah kembali pada hidupku yang telah hancur dan hampa karena kehilanganmu.

Namun saat ini, didalam hariku yang terus bermimpi, aku hanya berharap kau bisa hidup bahagia dengan kisah cintamu yang selanjutnya. Karena kau terlalu indah untuk dimiliki. Dan terlalu berharga untuk dikenang. Maafkan segala dosa dan salahku selama ini. Aku hanya ingin pergi dari semua kisah kita. Aku tak sanggup ada diantara kalian dan hanya menjadi seorang penggangu. Aku tak sanggup untuk merasakan sakitnya cinta ini. Sakitnya menjadi orang yang merasa cintanya terabaikan hanya karena sesosok orang baru yang terpilih.

Terima kasih untuk segalanya yang telah kamu berikan pada aku.

Aku selalu ada untuk kamu kapanpun kamu butuhkan.

Maaf atas segala caraku yang telah salah dan membuat luka dihatimu. Segala perilaku itu aku lakukan hanya untuk menarikmu kembali disisiku. Dan aku tak pernah berharap pamrih dari segala yang pernah aku berikan kepadamu.

Terima kasih karena kau telah hadir disisiku dan memberi semangat pada sisa hariku bersamamu.

“Wahai tuhanku, maafkanlah aku dengan segala kesombonganku selama ini. Aku berharap semoga engkau bisa memberikan yang terbaik bagi dia dan keluarganya kelak. Bahagiakanlah dia sebagaimana dia membahagiakanku disaat aku bersamanya. Serta berikanlah keselamatan dunia dan akhirat pada dirinya, dan keluarganya yang sudah saya anggap seperti keluarga saya sendiri. Amien.”

 

terimakasih hai kawan November 16, 2008

Filed under: Uncategorized — syalisha latifah @ 7:23 pm
Tags:
ntiu anti 11:20 PM
satu dunia baru membentang luas di depan lo berdua bul, it’s kinda hard to deal with it sementara harus maintain hubungan kalian..yaudah, deal with yourself first aja deh bul, ga usah pusingin dia, dia, or any other..

alcohol….seremah surga dengan bayaran segenggam kesadaran…

ive been thru the same thing here too anyway..but i’m feelin so good..nothing could get in my way to accomplish my goals
so i hope you could do the same thing, for me, for your families, for those who loves you, and for yourself!
perang baru dimulai..

11:28 PM
semangat!!
hehe

 

dear engkau disana November 16, 2008

Filed under: Uncategorized — syalisha latifah @ 7:00 pm
Tags:

tak selamanya barang barang berkilau menjadikan kita bahagia

namun pengertian dan kedewasaanlah yang dibutuhkan

dan itu yang saya dapatkan dari sesosok kamu

walaupun saya sadar, kamu tak mungkin mau jadi milik saya

 

love November 16, 2008

Filed under: Uncategorized — syalisha latifah @ 6:54 pm
Tags:

i love you from the very first sight

 

belong to somebody

 

jakarta 12 november 2008 November 15, 2008

Filed under: Uncategorized — syalisha latifah @ 6:00 pm
Tags:

saya punya cerita,

sesampainya di bandara soekarno hatta, gw sama si papap, (dikawal protokol bandara) masuk ke dalem buat check in pesawat. (mama nunggu diluar) terus abis check in pesawat, bayar fiskal, kita bertiga keluar lagi. om samsuri (protokol) bilang kalo nanti jam 8 tepat gw harus udah check imigrasi. padahal saat itu udah jam setengah 8 lah kurang lebih.. trus jln menuju arah mama nunggu tadi. abis liat mama lagi duduk, gw tiba tiba kepikiran blm isi pulsa. akhirnya di isilah itu pulsa di atm mandiri terminal 2d bareng si papap.

si mama masih sendiri nunggu sodara2 pada dateng. terus pas udah selesai dr atm, balik lagi ke mama, ternyata udah ada nda. sama temennya rada tua gitu tampangnya. hehe. gatau deh tuh siapa temennya. aku cupika cupiki sm nda, trus nda kasih kantongan zara gitu isinya knitwear coklat.. abis itu bilang makasih trus salaman sm temen nda itu. abis ngobrol ngobrol, si om samsuri ngeburu buru kita untuk masuk biar gak telat check imigrasi. padahal ua dll blm pada dateng. tp akirnya kita sabar menunggu. kemudian datanglah ua mamah, ua papap, teteh, aa.. nopit sama teh neu gak bisa dateng waktu itu. jadi akhirnya ucapin salam perpisahan lewat 3g doang..

sedih deh diceritain sama aa, kalo pas pagi neng nopit (ponakan) sempet tiba tiba nangis gitu pas mau berangkat sekolah. gak ada sebab gak ada apa.. katanya keinget gw hari itu berangkat. (huhhuhuhu sedihhhh banget gak sempet peluk,cium dan cubit pipi nopit sebelum gw pergi.) selesai 3g papap udah ngeburu buru buat masuk ke dalem. tapi rombongan a rudi sama anti blm kunjung datang. begitupun dengan dania sama shela. gw berkali kali sibuk neleponin mereka buat nanya udah dimana. tapi sayang sekali anti beserta rombongan masih jauh banget. baru keluar tol bandara yg terakhir (jauh gila) walaupun mereka udah ngebut. tapi gw yakin gak akan kekejar buat nunggu mereka walaupun gw pengen banget ketemu. begitupun sama shela dan dania. tadinya gw udah mau pasrah aja tuh. tapi mereka udah di parkiran. jadi yaa gak tega lahh.. akhirnya ditungguin. 5 menit berikutnya mereka berdua dateng dengan tergopoh gopoh gara gara gw udah tlp tlpin terus.. (kasian,tapi gimana.maaf yah) shela cupika cupiki, dania cupika cupiki. terus shela kasih kado dari dia gitu. dengan perasaan terharu gw menerima kado yang kedua itu. shela bawa camera, gw,shela,dania,nda sempet pose 1 kali buat kenang kenangan. difotoin sama ua. trus abis itu gw nelepon lagi anti dan tapi ternyata mereka belom sampe juga ke bandara. jadilah dengan perasaan sangat terpaksa dan sedih gw harus merelakan kepergian gw tanpa anti dan yang lainnya..

masuk ke imigrasi dengan biasa aja. dalem hati (knp gak ntar ntaran aja deh) terus jalan ke arah gate pesawatnya. setelah sampe di gate. papap lgsg peluk dan cium pipi gw. sambil ngedoain semoga sukses. mama juga begitu. tapi sambil berkaca kaca dan bikin gw gak konsen. tapi anehnya yahh rasanya mata ini gak mau keluarin air mata. gw gak nangis sedikitpun. abis salaman sama om samsuri dan semua mengucapkan selamat jalan. gw masuk dalem gate. waktu duduk anti telpon sambil nangis. “bul, gak bisa keluar yah? gw udah di gate 2d” rasanya raga ini pengen lari lagi keluar dan meluk anti dan lainnya. malah kalo perlu gak usah jadi berangkatnya. tapi yaah mau diapain. namanya juga udah takdir. jadi gw bilang ke anti “maaf ti,gw udah dalem gate” sambil sedih dan tutup telpon. banyak sms masuk buat doain gw dan just say take care or ati ati dijalan dsb. tapi sedih rasanya balesin satu satu. akhirnya gate dibuka dan gw masuk dalem pesawat sambil gerek koper sama tenteng tas dan kenang kenangan.

dalem pesawat gw cari tempat duduk dan masukin koper kecil gw sendiri ke dalem cabin. berat bok tapi mau gimana lagi. abis masukin koper, gw duduk. sambil duduk gw sms ke beberapa nomer penting menurut gw. bilang :

im on board..

love you all

i’ll be miss y’all so much

wassalam

terus matiin hp gw. tapi diem sejenak, gw gak tahan kalo gak baca balesan mereka. akhirnya gw nyalain lagi dan banyak balesan balesan itu.. seabis baca balesannya.. gw matiin lagi telponnya. trus masukin hp dalem tas. dan duduk diam nunggu pesawat siap terbang sambil dengerin ipod.

10 menit setelah qantas airways ada di langit, sebungkus tas kecil dibagiin. isinya ada kaos kaki, sikat gigi, tutupan mata, sama tali gantungan qantas gitu. gw inget kata yoga. biar gak kerasa diperjalanan. jangan tungguin makanan dateng. langsung aja tidur.. jadi yaudah deh gw coba pake tutupan mata itu. trus tertidur lelap

(males lanjutinnya lagi nih)

 

Sesaat Kau Hadir November 14, 2008

Filed under: Uncategorized — syalisha latifah @ 10:08 pm
Tags:

tak pernah sebelumnya aku mengenalimu

bahkan membayangkanmu pun aku tak kuasa

namun sekarang kau hadir mengisi ruang hatiku

membahagiakanku disaat aku sepi dan sendiri

setelah itu, semua khayal ini pergi ke alam semesta

karena tersadar semua kebahagiaan itu hanya sesaat

aku pun tak mengharap kau membalas semua ini

tapi satu ucapan dariku, terima kasih kawan

 

sayap sayap cintamu.. (huekkk!) November 11, 2008

Filed under: Uncategorized — syalisha latifah @ 12:55 pm
Tags:

aku berpaling dan berucap dalam hati “betapa bodohnya aku pergi dan mencampakkanmu sepihak”

aku merenung memikirkan isi hati itu.

 

bodoh emang iya yah gue? abis gimana ya kalo emosi lagi memuncak seakan gak ada seorangpun yang bisa menghalangi untuk ngamuk. pusing rasanya. tapi gimana? ga ada cara lain untuk ilangin rasa kesel selain dengan mere mere. trus nangis.

sekarang gw nyesel. pangen peluk dia sambil bilang “maafin aku sayang” tapi apalah daya gue? cuma bisa bengong, kangen, merem, melek,

he leave me